Memutuskan Menikah..

Ketika beberapa teman dekatku sudah memutuskan akan menikah di tahun ini, sebuah rasa tak percaya beberapa orang dulu yang aku sempat kenal, sempat dekat, sering berbagi kini telah berubah menjadi pribadi yang lebih dewasa, bertanggung jawab, penuh rasa percaya diri, dan terlihat bahagia berapa hari belakangan ini.

Sahabatku dari masa aku sekolah, teman kuliah, rekan kantor, dan teman kost mereka serentak memutuskan untuk menikah di tahun 2010. Antara sedih dan bahagia, namun aku menyadari semua ini adalah bagian dari cerita kehidupan.

Sempat kemarin berkunjung ke salah satu teman yang mengajariku agama sewaktu kuliah, Agustini namanya. Gadis yang sholehah, ikhlas dan sabar. Tini bercerita bagaimana perjuangannya sewaktu memutuskan untuk menikah, banyak sekali hal yang sepertinya ada didepan mata tidak semudah untuk direalisasikan. Bertemu seorang ikhwan dan melalui proses ta’aruf, adalah hal yang takjub dimataku, sungguh luar biasa kebesaran Allah menanamkan cinta diantara mereka tanpa ada proses saling mengenal terlalu lama. Sempat aku berpikir, kenapa aku tidak bisa seikhlas Tini, bahwa Jodoh, Rejeki, Kematian, dan Kelahiran adalah hal yang memang sudah digariskan Allah dari kita lahir. Namun  tidak semuanya kusesali, karena dengan siapa saat ini aku bertemu dan menjalani kehidupan adalah sudah bagian dari takdirku ..

Tini mengingatkanku, bahwa menikah itu tidak hanya hidup bersama, namun juga menyatukan dua perbedaan yang belum pernah dikenali selama masa pacaran. Istri adalah cermin dari seorang suami, begitu juga suami, adalah cermin dari seorang istri. Beberapa nasehat dia berikan, agar aku bisa memperbaiki diri dengan agama, dan akhlak mulia. Subhanallah Allah menciptakan gadis seperti Tini, kata-katanya lembut, nasehatnya selalu membuatku menangis, keikhlasannya karena Allah, aku bersyukur sempat menemuinya sebelum dia pulang ke Palembang dan menetap di Cilegon pertengahan januari ini.

Aku ikut bahagia kepada teman yang akan memutuskan menikah  ditahun 2010, semoga barokah :)

January 6, 2010 Post Under Dream, In Love - Read More

One Response to “Memutuskan Menikah..”

  1. bondan says:

    jadi kapan dhani nikah?

    btwe anywe buswe kalongwewe… sejak kapan pakek kerudung?

    udah lama banget gak ketemu kayaknya…

Leave a Reply