Programer & Architect

Programer & Architect

Maraknya pengangguran di Indonesia, membuatku semakin prihatin dengan keadaan bangsa ini.. terlintas dipikiranku, bagaimana nasib kedepan aku dan suamiku .. ——— tak lama kemudian, kami berbincang ringan didepan rumah sambil menikmati teh dan nyamannya kota Jogja. Beberapa pendapat baik dari aku dan suami bahwa kita tidak mungkin menggantungkan seterusnya hidup kita kepada orang lain, suatu saat aku dan suami juga harus berpikir kemungkinan terburuk apa yang akan terjadi kedepan, entah itu karena faktor X diluar perusahaan.

Sempat merenung, bahwa aku bersyukur saat ini aku memiliki ketrampilan bercoding dan sudah bekerja di perusahaan IT, begitu juga suamiku yang sangat menikmati pekerjaannya sebagai arsitek di perusahaan konsultan cukup besar di kota Jogja. Sebenarnya bukan terletak pada kemungkinan apakah kita akan resign suatu saat dari kantor, namun terpikir bahwa di era global seperti sekarang ini, dimana pekerjaan sangat sulit untuk diraih, bahkan banyak dari mereka yang sudah putus asa, melamar dari satu perusahaan ke perusahaan lain.. maka pentinglah sebuah kreatifitas. Yah, kreatifitas sangat dibutuhkan, dimana semua orang tidak dapat memiliki, namun apa salahnya kita berusaha untuk menjadi orang yang kreatif..

Mengapa Programmer dan Arsitek judul postinganku kali ini?  Kedua profesi itu sudah melekat dalam kehidupan sehari-hari aku dan suami, programmer tidak perlu terlalu rumit, buatku, bisa membuat website sederhana dan desain yang menarik, sudah ada nilai plus, bahwa kita salah satu orang yang memiliki kemampuan yang khas dan unik, dan belum tentu orang lain bisa. Begitu juga Arsitek, tidak terlalu muluk-muluk untuk menjadi seorang arsitek dengan bangunan megah dan tinggi, buatku rumah tinggal yang sederhana, nyaman, bersahabat dengan alam  menunjukan bahwa profesi arsitek tidak melulu dilihat dari besarnya gedung maupun tingginya lantai bangunan. Dari karya yang simple saja, dan seiring waktu maka kitapun akan menjadi manusia yang lebih hidup!

Selain itu, seperti yang kita tahu dijaman era informasi dimana-mana, orang tidak perlu bergegas pagi-pagi berangkat ke kantor, dan pulang sore dengan kepadatan kota yang semakin hari semakin miris.. dan itu sangat menjadi tekanan hebat bagi karyawan saat ini, beruntunglah sekarang bahwa munculnya Internet membawa perubahan besar bagi karyawan dengan bekerja lewat rumah atau biasa kita sebut teleworker. Namun tidak semua profesi dapat menjalani teleworker ini hanya yang memiliki kreatifitas khusus, seperti Programmer dan Arsitek atau Desainer yang bisa menikmati pagi dirumah dan segelas teh hangat sambil ber-internet ria, sekedar menyapa klien, dan mengirim e-mail ke klien, berbeda dengan karyawan bank mereka harus rapi, standby dan on time saat harus bertemu nasabah.

Kebijakan teleworking ini memang belum dapat diterapkan sepenuhnya di Indonesia, meskipun sebenarnya gagasan ini membawa win-win solution bagi karyawan dan perusahaan, namun pada kenyataan dilapangan masih banyak kendala, entah itu masalah komunikasi atau bertemu dengan klien. Salah solusinya adalah dengan membolehkan karyawan tersebut menjalani teleworking selama tidak ada jadwal survey ataupun bertemu dengan klien. All is well ..  “tidak peduli dimana kita berada, asal email sudah terkirim” so .. efesiensi biaya perjalanan dari rumah sampai kantor, juga mengurangi kemacetan dijalanan .. pekerjaan pun terselesaikan dengan efektif :)

Lalu bagaimana mengurangi pengangguran tersebut? Well, informasi sudah dimana-mana, acara televisi sudah blak-blakan menyiarkan kiat menjadi pengusaha sukses, jadi kenapa banyak orang berdiam diri dengan keadaan? Gali lah kreatifitas dalam diri kita, pada dasarnya Tuhan menciptakan manusia dengan segala kelebihan dan kekurangan :)

Programmer sampai tahun kedepan, ilmu ber-coding dan IT  akan selalu up-to-date, dan itu tidak berhenti dimakan jaman, karena IT adalah masa depan ;)

Arsitektur akan terus berkembang, semakin hari, banyaknya jumlah property dan bangunan di dunia mengalami kemajuan pesat.

So, bersyukurlah kalian yang memiliki keahlian & kreatifitas ..berpikirlah seribu kali bahwa cukupkah kita memiliki bekal kedepan tanpa harus bergantung pada orang lain?

Programer adalah logika, dan arsitek adalah seni .. ketika logika dan seni bersatu, itulah kita.. :)

“Jadilah yang terbaik bahkan untuk pekerjaan yang sepele ..  :)

Love IT, Love  Architecture, and Love You ..


July 1, 2010 Post Under Desain, Dream - Read More

5 Responses to “Programer & Architect”

  1. agus says:

    nice posting… i’m absolutely agree with u…
    then, kpn danie mau resign dr kantor? hahaha….

  2. sodik says:

    ternyata baru liat blog nya mba danie…ajarin bikin blog mba…bisa..?

  3. jo says:

    bagus sekali artikel nya mba.., saya baru masuk jurusan sistem informasi..saya ingin berbagi pengallaman lebih dengan anda..semoga anda berkenan..pekerjaan dari seorang programer itu seperti apa??berat yah??oh y, mampir yah ke blog saya yg masih apa adanya..hhehe

Leave a Reply